
OMBAKKU SAYANG
OMBAKKU MALANG
Lihatlah buih putih
Penebar ajakan
Penarik minat
Manusia-manusia haus hiburan
Dengarlah bunyi deburan ombak
Memukul deras bibi pantai
Menghabisi birunya indah warna laut
Menjalin irama tak berkesudahan
Pandanglah manusia
Bergerak tiada henti
Di bibir pantai
Mengejar ombak
Menantang gelombang
Rindu mereka terpuaskan
Rindu menjadi dunia kecil
Bermain tanpa batas
Meski mata-mata menatap
Dari segala sisi
Ombakku sayang
Ombakku malang
Tiada pernah kau
Stabilkan emosimu
Kepada pendatang
Jika hatimu senang
Kau sambut kami
Dengan pukulan buihmu
Basuh tubuh kami
Seperti guyuran air gayung
Jika hatimu enggan
Tak ada senyum
Dalam usapan gelombang
Kau hisap kami
Hingga tak berdaya
Jauh ke dalam pasirmu
Di kejauhan
Engaku berbaik hati
Kepada perahu nelayan
Kau bantu dia
Menari dengan indah
Di atas tubuhmu
Ombakku sayang
Ombakku malang
Tiada pernah kau tertidur
Menghentikan suara gerammu
Di atas bibir pantai
Ombakku sayang
Ombakku malang
Kau sering jadi tertuduh
Jika kami celaka
Tapi tak pernah kau jadi pahlawan
Jika kami selamat
Ombakku sayang
Ombakku malang
Jangan pernah kauhentikan
Tarian buih putihmu itu
Jangan pernah kauhentikan
Ayunan gelombangmu itu
Kita selalu rindu
Rindu padamu
Rindu pada masa kecil
Rindu menjadi anak kecil
Rindu … rindu tak berbalas









Tidak ada komentar:
Posting Komentar