20 Agu 2009
SURABAYA PENUH KENANGAN
SURABAYA PENUH KENANGAN
Jumat malam kami, rombongan Alumni ITT Angkatan ’67 dan beberapa keluarga, berangkat menuju Surabaya dengan menggunakan kereta api Turangga. Reuni ITT tahun ini akan diadakan di kediaman Ibu Irwasih dan Pak Anwar. Bbbbrrrrrrrrrrrrrr, udara dingin di dalam gerbong sangat menggigit. Selimut jatah penumpang tidak membuat kami bergelimang kehangatan.
Sekitar pukul 8 pagi, rombongan tiba di stasiun Gubeng. Kami dijemput tuan rumah dengan sebuah bus dan sebuah kijang. Sarapan yang telah bergeser waktunya itu dilakukan di kedai soto Pak Saidi. Setelah itu, kita dibawa ke tempat penginapan di kondominium Plaza Marina. Rombongan terbagi ke dalam beberapa kamar yang terletak di lantai 5 dan 6. Acara malam itu adalah acara pertemuan di kediaman Pak Anwar. Setelah itu, kita kembali ke Plaza Marina. Keesokkan harinya kita pergi ke Suramadu. Jembatan itu hanya berjarak 5,4 km. Sayang, pantai di sekitar jembatan tidak begitu indah. Pantai yang dilalui jembatan itu merupakan pantai nelayan yang agak berantakan. Setelah itu, kita meneruskan perjalanan ke sebuah pusat perbelanjaan di Madura. Rombongan yang kebanyakan ibu-ibu memborong batik khas Madura.
Ketua rombongan kami tiba-tiba menderita kram perut. Kami tidak jadi berkeliling di pulau Madura. Suramadu pun kami lalui untuk kedua kalinya. Setelah sampai di Surabaya, ketua rombongan berpindah ke dalam mobil kijang beserta istrinya. Sementara rombongan lain berganti dengan beberapa taksi karena bus yang kita tumpangi tiba-tiba rusak rem anginnya. Kebetulan saat itu merupakan puncak arus liburan sehingga sulit mendapatkan bus pengganti.
Malam hari, kami mendapatkan bis pengganti dan panitia menuntaskan rencana mengunjungi tempat wisata kuliner di Surabaya yang dikenal dengan nama Mini Singapura. Kebetulan pada saat itu sedang berlangsung food festival sehingga kita dapat dengan leluasa memilih jajanan yang kita sukai. Mini Singapura ditata menyerupai perumahan di Singapura yang dilengkapi dengan patung Merlion dan Raffles.
Keesokan harinya kita langsung bersiap diri untuk pergi ke Stasiun Gubeng. Rombongan akan kembali ke kota kembang dengan menggunakan kereta Argo Wilis. Kereta berangkat dari Surabaya pada jam 07.45 WIB dan tiba di Stasiun Bandung pada pukul 20.15 WIB.
Duuuhh, Oom Sukawi, kapan lagi ya bisa jalan-jalan lagi?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









Tidak ada komentar:
Posting Komentar